Ya sebuah pertanyaan yang kadang membuat kita yang berprofesi sebagai ARSITEK perlu tahu bagaimana opini masyarakat terhadap profesi arsitek. Kadang kalanya kita berpikir kapan profesi arsitek menjadi sebuah kebanggaan, ya dihargai secara profesional tentunya. Bila kita menengok ke dunia luar begeri betapa senangnya seorang Arsitek bisa menghasilkan karya karya yang monumental didukung oleh semua pihak dari pemerintah dan kalangan industrial yang mensuport dalam banyak hal, finansial, material dan lainnya. Sedang kita di Indonesia sebuah kelangkaan tentunya. Kadang sebuah kota tanpa identitas diri. Hanya karena sebuah obsesi segelintir orang menjadikan cermin sejarah sebuah kota dapat hilang entah kemana.
Bagaimana rekan seprofesi apa yang musti kita pikirkan jalan keluarnya?
Kita perlu standart harga diri sebagai seorang arsitek jangan hanya mementingkan materi semata kita hargai karya kita dengan sangat tidak masuk akal. Aneh...... aneh banget!!!!!!!!!!!!!
Harga karya arsitek kadang tak lebih dari 1$ USD. Apa yang mereka dapatkan,apa yang mereka berikan?
Sudah tidak berartikah kita dimasyarakat. Yang kita jual adalah sebuah ide. Ide yach sebuah gagasan yang dapat merubah segalanya menjadi lain,.....................berarti......kita perlu berdiri sama tinggi.Kita punya potensi diri Ayo kembangkan Profesi kita menjadi sebuah hal yang bersifat AMAT SANGAT BERARTI BAGI DUNIA.
Merubah wajah dunia lebih indah dengan karya jadikan karya kita kebanggaan bagi kita dan anak cucu kita.
Profesi kita itu amat mentereng ARSITEK sebuah sebutan yang membanggakan. Tapi juga menjadikan sebuah renungan. Kadang temen bilang jadi seorang arsitek memang tidak bisa kaya sebuah profesi yang sangat butuh kesabaran.
Bayangkan kadang karya kita tidak dihargai ....kita ditinggalkan.....kita dilarikan...
Sabtu, 07 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar